Wajib Tahu! Vaksin Meningitis Harus Dilakukan 10 Hari Sebelum Umrah
Ada satu hal penting yang sering dianggap sepele padahal ini syarat wajib.
Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa jamaah umrah harus mendapatkan vaksin meningitis minimal 10 hari sebelum keberangkatan. Aturan ini bukan formalitas. Ini soal keselamatan.
Karena saat musim ramai seperti Ramadan, jutaan orang berkumpul di satu tempat. Risiko penularan penyakit meningkat. Dan meningitis termasuk infeksi serius yang bisa menyebar cepat.
Kenapa Vaksin Meningitis Itu Penting?
Meningitis adalah infeksi bakteri serius yang menyerang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Penularannya bisa melalui droplet batuk, bersin, atau kontak dekat.
Jika di tengah kepadatan jamaah umrah, perlindungan diri itu bukan pilihan. Itu keharusan.
Beberapa poin penting yang perlu sahabat rehlah tahu:
✔ Vaksin harus dilakukan minimal 10 hari sebelum keberangkatan
✔ Perlindungan vaksin bisa bertahan hingga 5 tahun
✔ Wajib terutama saat musim puncak seperti Ramadan
✔ Mencegah penyebaran infeksi bakteri berbahaya
✔ Dosis ulang hanya diperlukan setelah 5 tahun
✔ Melindungi diri sendiri dan jamaah lain
Ini bukan cuma soal lolos imigrasi. Ini tentang menjaga kesehatan selama ibadah.
Bagaimana Cara Mendapatkannya?
Vaksin meningitis bisa dilakukan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk pemerintah. Setelah vaksin, Anda akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai bukti sudah memenuhi syarat perjalanan.
Pastikan jadwal vaksin tidak mepet dengan hari terbang. Karena minimal harus dilakukan 10 hari sebelumnya agar efektif dan diakui.

Jangan Tunggu Sampai Terakhir
Banyak calon jamaah baru panik seminggu sebelum berangkat. Jadinya buru-buru, antre panjang, bahkan ada yang tertunda keberangkatan.
Umrah itu ibadah hati. Tapi persiapannya harus serius.
Kalau mau berangkat dengan tenang, mulai dari sekarang:
✔ Cek masa berlaku vaksin lama
✔ Jika sudah lewat 5 tahun, segera jadwalkan ulang
✔ Simpan sertifikat dengan aman bersama dokumen perjalanan
Berangkat ke tanah Suci itu tamu Allah.
Datang dengan hati bersih, niat lurus, dan badan yang sehat karena ibadah yang maksimal dimulai dari persiapan yang matang.